Angkringan, Cara Mudah Memulai Usaha Bisnis Kuliner

Angkringan Cara Mudah Memulai Usaha Bisnis Kuliner - Kebanyakan orang atau mereka yang masih berprofesi sebagai seorang karyawan melihat seorang pengusaha, khususnya pengusaha kuliner, sepertinya enak dan santai. Apalagi saat melihat tempat kuliner yang menjual berbagai sajian kuliner favorit tersebut ramai dan tidak pernh sepi pembeli. Maka akan timbul keinginan untuk membuka usaha sendiri. Namun diantara keinginan dan rasa khawatir bila nanti usaha yang baru dibuka tidak sukses pasti ada di benak mereka. Nah, untuk Anda yang banyak khawatir, Anda bisa mencoba membuka bisnis angkringan. Dari sekian bisnis kuliner, maka angkringan menjadi salah satu pilihan mudah untuk memulai bisnis kuliner.

Angkringan, Cara Mudah Memulai Usaha Bisnis Kuliner
Gambar ilustrasi (Sumber: anonim)

Banyak yang mengatakan kalau angkringan adalah sekolahnya para pebisnis kuliner, sekaligus menjadi solusi bagi mereka yang ingin buka usaha, tetapi tidak memiliki modal. Membuka bisnis kuliner memang tidak mudah, diperlukan modal yang cukup, seperti lahan untuk tempat usaha, peralatan, sampai sumber daya untuk memulai usaha kuliner. 

Angkringan, Cara Praktis Memiliki Usaha Kuliner

Wabah pandemi Covid-19 yang sudah mereda memang memberi efek, khususnya di bidang ekonomi, bahkan banyak yang mengeluhkan, meskipun pandemi sudah mereda, namun bayangan faktor lain menjadi penyebab menurunnya sektor ekonomi, salah satu penyebabnya adalah efek perang Rusia vs Ukraina, kenaikan BBM baru-baru ini menjadi salah satu penyebab banyakanya orang-orang berpikir mencari usaha yang mudah untuk dijalankan.

Angkringan menjadi salah satu bentuk usaha kukiner yang akhirnya banyak dipilih, apabila modalnya relatif kecil, bahkan hanya dengan modal 3 juta sampai 5 juta Anda sudah bisa memulai usaha kuliner ini. Coba bandingkan dengan usaha warung makan, restoran atau cafe yang harus menyiapkan uang sebagai modal hingga ratusan juta rupiah.

Baca juga: Tips sukses bisnis membuka angkringan.

Bisnis angkringan dengan bentuk warung sederhana yang menjual nasi kucing dengan lauk dan minuman ini adalah sebuah konsep bisnis mikro, dengan modal kecil, tetapi memiliki prospek keuntungan yang menarik.

Dari sekian pertanyaan yang muncul saat diskusi dengan para pebisnis angkringan ini adalah “Darimana untung usaha angkringan, karena harganya sangat murah?” 

Ternyata menurut pebisnis kuliner angkringan yang sudah masuk atau terjun lebih dulu ini sangat memahami bahwa untung terbesar dari bisnis kuliner adalah dari penjualan minuman, seperti penjualan teh hangat, jeruk hangat, susu, kopi, jahe, atau wedang uwuh. Maka terjawab sudah, mengapa banyak pemilik bisnis angkringan mempromosikan minumannya secara luar biasa bila dibanding menu makanannya.

Memang masih banyak yang memandang sebelah mata dengan usaha angkringan, mungkin karena model bisnis ini kelihatannya seperti untuk kalangan ke bawah. Maka wajar bila banyak yang mempertanyakan dan meragukan darima untung membuka usaha angkringn, dan tentu saja pertanyaan tersebut tidak salah.

Maka dari itu, masih terdapat peluang bisnis pada usaha angkringan ini, misalnya dengan menjadikan angkringan ini seperti franchise, karena hampir semua wilayah gerobak, dekorasi dan hidangan yang disajikan ini hampir sama. Apalagi kalau hanya menyajikan dengan menu standar angkringan, seperti nasi kucing (nasi oseng tempe atau nasi sambal teri), gorengan (tahu, tempe, dan berbagai macam gorengan), sate (sate usus, sate ati, dan berbagai macam sundukan), aneka minuman dan juga snack.

Banyak Tertarik Membuka Angkringan Karena Minim Modal

Bisa dikatakan membuka usaha angkringan saat ini masih memiliki peluang, apalagi bila memiliki banyak angkringan, dengan modal kecil, untungnya besar. Hal inilah yang menjadi daya tarik untuk membuka bisnis kuliner angkringan.

Namun meskipun modal untuk membuka bisnis ini kecil, yang paling penting adalah angkringan bisa menjadi sekolahnya para pebisnis kuliner yang ingin mencoba berbisnis dengan modal terbatas.

Angkringan, Cara Praktis Memiliki Usaha Kuliner
Gambar ilustrasi (Sumber: anonim)

Selain itu, banyak alasan mengapa banyak yang berbisnis angkringan, yaitu berbisnis angkringan ini untuk belajar bisnis dan mematangkan kegiatan usaha, mengukur kemampuan berbisnis dengan modal kecil, belajar mengendalikan diri, belajar melayani dengan lebih baik dan juga menguji keberanian untuk menjadi pebisnis dan juga belajar mengambil risiko dan mempraktekkan dalam mengelola bisnis kuliner.

Strategi Sukses Berbisnis Angkringan

Patut diakui bahwa angkringan meskipun kecil adalah sebuah entitas bisnis yang tidak bisa dianggap sepele. Maka dari itu, pada akhirnya banyak yang mengelola usaha angkringan secara profesional. Yang harus disadari adalah kekeliruan dalam strategi penjualan berarti sebuah kematian. Ibarat sedang menyeberangi sungai, air ini sudah menenggelamkan mereka, dan pilihannya hanya satu tenggelam atau terus berenang sampai ketepian.

Baca juga: Angkringan, pondasi usaha bagi wirausaha muda.

Terdapat beberapa strategi sukses berbisnis angkringan di bisnis angkringan yang sangat penuh persaingan, menurut Prof Dr. Suyanto, MM dari Suyanto Consulting, antara lain:

  1. Seorang pebisnis angkringan harus selalu bisa menciptakan kondisi dimana pembeli merasa senang, enjoy dan nyaman menikmati makanan di warung angkringannya. Caranya sangat sederhana, nasinya selalu dibuat panas, meskipun lauknya seadanya, kalau nasinya panas dan ada sambalnya pembeli akan lahap menikmatinya, karena nasi panas bisa meningkatkan selera makan.
  2. Pemilik bisnis angkringan ingin selalu mengenali pelangganya, mulai dari nama, rumah sampai dimana pelanggannya bekerja. Semakin baik ia mengenali pelanggan, semakin baik bagi usahanya. Bahkan sering pemilik angkringan menyapa nama seorang pelanggan dengan akrab, layaknya bertemu dengan sahabat atau teman dekat.

Kedua strategi di atas adalah strategi menjaga hubungan dengan pelanggan, bahkan sangat pribadi dengan pelanggannya, yaitu sebuah hubungan yang lebih dari sekedar pelanggan membeli secara berulang atau pelanggan bertahan, yaitu sebuah hubungan yang berimplikasi pada loyalitas, emosi dan juga perasaan positif.

Bahkan menurut Prof Suyanto, pelanggan tidak lagi berbicara makanan yang dimakan, merasa enak, merasa senang dan merasa laparnya telah hilang, namun sudah menjelma menjadi suatu hubungan khusus antara pelanggan dan pemilik bisnis angkringan.

Itu dia berbagai hal yang berhubungan dengan tips membuka bisnis. Semoga sedikit tulisan “Angkringan Cara Mudah Memulai Usaha Bisnis Kuliner’ ini bermanfaat dan menjadi tambahan informasi untuk Anda.

Posting Komentar

0 Komentar