"Angkringan" Sebuah Pondasi Usaha Bagi Wirausaha Muda Dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Untuk Indonesia Maju

"Indonesia Maju" menjadi sebuah semangat dan motivasi untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa dan negara maju. Banyak sekali hal yang bisa dilakukan demi mewujudkan cita-cita kebangsaan ini, mulai dari ide yang kecil sampai dengan sebuah tindakan terbaik, yang pasti bisa memberikan sebuah sumbangan positif demi terwujudnya visi menuju Indonesia Maju. Bagi kami, salah satu sumbangan untuk mewujudkan hal tersebut adalah memulainya dari hal kecil, dan "Angkringan", adalah sebuah pondasi usaha bagi wirausaha muda dalam mewujudkan kemandirian ekonomi untuk Indonesia Maju, menjadi tema tulisan singkat kali ini.

Keberanian dan tekad, menjadi dua hal penting sebagai modal utama dalam membangun sebuah usaha. Jatuh bangun sebuah usaha, sepertinya menjadi nasi dan sayur yang saling melengkapi bagi orang-orang yang pernah dan masih berkecimpung dalam sebuah bisnis. Begitu juga dengan kami, banyak sekali ide yang ada dipikiran kami, apalagi saat kami baru memulai untuk memiliki usaha sendiri.

Dengan berkembangnya waktu dan kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi, akhirnya kami mencari sebuah jenis usaha yang bisa cepat dioperasikan dan bisa menghasilkan, minimal hasilnya bisa menghidupi kebutuhan sehari-hari. Setelah melakukan survey dan mencari jenis usaha yang sesuai, dengan ide dan pemikiran kami, maka kami membangun sebuah usaha meskipun dalam skala kecil namun ke depannya bisa dikembangkan menjadi sebuah usaha dengan ukuran besar, yaitu "angkringan".

Wirausaha dan Konsep Angkringan

Pada saat membangun bisnis kuliner yang bisa dikatakan skalanya masih kecil, belum ada bayangan dibenak kami untuk bisa mengembangkannya menjadi sebuah usaha skala menengah atau nantinya bisa menjadi usaha dengan skala besar. Namun dengan proses belajar dan berusaha melakukan proses "ATM" (amati, tiru dan modifikasi). Angkringan sebagai sebuah bisnis kecil yang dari konsep awalnya adalah tempat nongkrong, konsepnya diubah menjadi sebuah bisnis dengan konsep yang bisa menampung warga disekitar kami untuk bisa bekerjasama dengan bisnis kecil kami.

Konsep Angkringan;"Angkringan" Sebuah Pondasi Usaha Bagi Wirausaha Muda Dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Untuk Indonesia Maju
Konsep Angkringan

Wirausaha adalah seseorang yang berani melakukan usaha dengan mandiri dengan mengerahkan semua upaya dan sumber daya untuk membangun sebuah bisnis yang menguntungkan dalam jangka waktu yang lama. Begitu juga dengan angkringan yang kami bangun, kami memilih lokasi di daerah yang bukan di kota besar, yaitu di Kota Probolinggo. Untuk lokasi dapur dari angkringan tersebut berada di daerah Tongas, dengan tujuan agar  kami bisa mendayagunakan masyarakat didaerah sekitar tempat kami tinggal, apalagi konsep angkringan yang kami gunakan saat ini berbeda dengan angkringan yang selama ini ada, baik didaerah asalnya maupun yang ada di kota lain.

Terdapat hal berbeda yang menjadikan angkringan sebagai sebuah usaha kuliner ini memiliki ciri khas. Pada intinya saat membangun sebuah tempat usaha, kita harus menyesuaikan dengan kondisi daerah yang menjadi target pasar kita. Begitu juga dengan di Kota Probolinggo, usaha kuliner angkringan dengan nama "Angkringan Cak Kasan" ini sengaja merubah konsep awal dengan menjadikan angkringan ini menjadi angkringan kekinian, dengan menggunakan menu kuliner nasi bungkus daun pisang sebagai menu utama, ditambah lagi dengan tambahan berbagai menu lainnya. Menu ini yang nantinya akan menjadi target pengembangan produk dari angkringan.

Rencana Pengembangan Angkringan Menjadi Sebuah Konsep Kesatuan Bisnis

Harapan menjadi sebuah Indonesia Maju bisa tercapai, apabila Indonesia memiliki standar hidup  tinggi di sektor teknologi dan memiliki ekonomi yang merata. Artinya Indonesia ke depannya akan dibawa menjadi sebuah negara yang seluruh rakyatnya mempunyai kualitas hidup dan kesejahteraan yang tinggi pula. Mengacu pada hal ini dan ide pengembangan bisnis dengan basis angkringan ini, maka terdapat konsep yang akan digunakan dalam pengembangan bisnis dengan berbasis pada azaz manfaat bahwa keberadaan kita dapat bermanfaat pada masyarakat sekitar.

Begitu pula dengan proses didirikannya usaha bisnis kuliner ini, yang diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dapat disampaikan sebagai berikut:
  1. Supply bahan untuk angkringan, memanfaatkan masyarakat yang menyediakan kebutuhan barang untuk angkringan, misalnya kebutuhan daun pisang diambil dari masyarakat Desa Tongas, Probolinggo, yang menyediakan daun pisang untuk nasi bakar. Atau pun misalnya kebutuhan akan bahan untuk paru sapi sebagai lauk nasi bakar, didapatkan dari pasar sekitar rumah untuk dapur yaitu di daerah Pasar Nguling, dan masih banyak jenis supply bahan yang diambil dari masyarakat sekitar.
  2. Untuk tenaga kerja berasal dari masyarakat sekitar atau merupakan tetangga rumah disekitar pengolahan usaha bahan makanan untuk angkringan.
  3. Menyediakan makanan dengan harga terjangkau untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di lokasi Angkringan Cak Kasan di Kota Probolinggo, akan makanan yang sehat, murah dan bergizi.
Produksi pangan;"Angkringan" Sebuah Pondasi Usaha Bagi Wirausaha Muda Dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Untuk Indonesia Maju
Produksi pangan

Dengan mengambil pondasi bisnis dari "Angkringan Cak Kasan", maka akan dilakukan pengembangan produk usaha dari diversifikasi produk dari angkringan. Usaha ini dimaksudkan agar bisa bermanfaat bagi usaha yaitu Angkringan Cak Kasan sendiri, juga masyarakat yang bisa menyerap tenaga kerja, hal ini didasarkan atas masih banyaknya anak-anak muda yang membutuhkan pekerjaan disekitar tempat usaha kami, maka rencana pengembangan usaha angkringan adalah dalam bentuk pengolahan makanan, dengan fokus pada pengolahan makanan menjadi makan dalam bentuk kaleng atau makanan jadi yang sudah dipacking menjadi bahan olahan siap saji.

Rencana pengembangan angkringan menjadi suatu bentuk badan usaha ini akan fokus pada pengolahan makanan dan penambahan divisi marketing, baik yang fokus pada digital marketing maupun pada sistem pemasaran tradisional.

Untuk pengembangan pengolahan dan packaging makanan, difokuskan pada tiga jenis makanan yaitu olahan dalam bentuk pepes telur rajungan, olahan paru sapi dan olahan daging sapi, dengan alokasi divisi sebagai berikut:

1. Divisi produksi untuk Pengolahan Makanan.
Pengolahan dan packaging bahan olahan telur rajungan, paru sapi dan daging sapi suwir, yang mana jenis lauk ini adalah lauk favorit di Angkringan Cak Kasan, Probolinggo.
Dengan rencana pengembangan divisi produksi ini akan menyerap tenaga kerja, apalagi dengan ditambahnya mesin pengolah untuk mengolah ketiga jenis produk tersebut. Selain itu ditambah dengan mesin packaging, baik untuk kaleng atau pun mesin packaging plastik, hal ini pasti membutuhkan modal dan juga tenaga kerja, yang akan dipekerjakan sebagai karyawan di divisi pengolahan makanan. Dengan alasan bahwa Kecamatan Tongas, Probolinggo, adalah sentra pengolahan rajungan atau kepiting laut, dan dikarenakan telur rajungan tidak dipakai oleh pihak pabrik, maka kami yang akan mengolah telur rajungan menjadi makanan olahan dalam kaleng dan kemasan plastik yang siap makan.

2. Divisi Marketing.
Dengan melihat saat ini perkembangan dunia internet yang semakin memberikan peluang bisnis, maka diperlukan sebuah upaya agar produk yang dihasilkan bisa laku dipasar dan cepat dikenal oleh konsumen, maka salah satu solusinya adalah dibutuhkannya para karyawan yang mengetahui tentang dunia internet marketing (digital marketing), yang bisa memasarkan secara cepat melalui internet atau pun media sosial, selain juga dibutuhkan tim marketing yang bergerak langsung ke konsumen.

Wirausaha  Muda Mandiri Sebuah Solusi Untuk Membangun Indonesia Maju

Banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk membangun sebuah Indonesia Maju yang bermartabat, memang kita tidak bisa melakukan semuanya agar berhasil, namun sebagai generasi muda, diperlukan sebuah langkah konkrit yang jelas dan bisa membawa perubahan, khususnya pada diri kita sendiri, dan umumnya pada masyarakat di sekitar tempat tinggal kita. Menjadi seorang wirausaha muda yang tidak tergantung pada siapa pun menjadi sebuah tantangan, apalagi kita bisa membuat sebuah usaha yang sedikit banyak bisa menyerap tenaga kerja, hal ini menjadi sebuah nilai tambah bagi kita.

Memulai dari hal kecil dan bisa memberikan manfaat positif bagi masyarakat menjadi tema utama bagi kita yang ingin dan sudah memiliki sebuah usaha. Begitu juga dengan angkringan yang pada saatnya nanti akan dikembangkan sebagai sebuah industri yang bisa mengolah bahan baku yang awalnya digunakan sebagai lauk di sebuah angkringan menjadi sebuah makanan sehat yang bisa dikonsumsi masyarakat. Hal inilah yang menjadi ide kami dalam mengembangkan sebuah bisnis yang nantinya bisa dikembangkan menjadi sebuah usaha yang bisa menyerap tenaga kerja, khususnya warga sekitar atau para pemuda yang selama ini belum mendapatkan pekerjaan tetap.

Semoga sedikit tulisan ini bisa memberikan sebuah asa bagi kami khususnya, untuk mencapai Indonesia Maju bagi seluruh rakyat Indonesia dan bisa dikembangkan secara cepat kedepannya. Terima kasih.

Posting Komentar

0 Komentar