Manajemen Keuangan dan Efektivitas Bisnis

Siapa yang saat ini sedang memulai membangun bisnis? Atau saat ini yang keuangannya sedang naik turun, atau kondisi karena efek pandemi Covid-19 yang membuat Anda harus mengatur keuangan sedemikian atau seirit mungkin agar bisnis dan kehidupan keuangan pribadi bisa bertahan? Ya semua orang saat ini sedang berjuang untuk menghadapi hal yang sama dengan Anda. Tentunya ini semua sangat berhubungan dengan bagaimana mengatur keuangan, hal inilah yang memberikan inspirasi untuk menulis tentang pentingnya manajemn keuangan dan efektivitas bisnis, yang juga terinspirasi dari pengalaman pribadi Agung Hari Prabowo yang disampaikan dalam media sosial Facebook.

Hal yang sama, dan juga dialami seorang Agung Hari Prabowo yang saat itu di tahun 2015 mengalami kondisi keuangan yang menyedihkan bahkan sampai minus, bahkan melakukan sesuatu yang pantang dilakukan bagi dirinya yaitu dengan berhutang. Hal ini juga dialami dengan teman yang mengeluarkan curhatan yang sama, dan menanyakan bagaimana agar bisa melewati masa-masa sulit tersebut.

Manajemen Keuangan dan Efektivitas Bisnis;
Foto: istockphoto.com

Sebenarnya dengan masalah yang muncul atau bisa dikatakan ujian sabar, membuat kita semua harus bisa berdamai dengan keadaan. Dan hal ini menjadikan dirinya mulai belajar untuk mengatur keuangan baik pribadi ataupun keuangan bisnis yang sedang dijalankan.

Pentingnya Manajemen Keuangan

Keuangan sendiri sebenarnya merupakan sumber kehidupan dari sebuah organisasi. Dan setiap usaha harus mempertahankan jumlah keuangan yang memadai agar bisa memperlancar bisnis dan menjaga bisnis agar kehidupan bisnisnya bisa berjalan.  Mungkin tidak hanya sebuah entitas bisnis saja, bagi seorang pemilik usaha yang baru memulai atau sudah membangun bisnisnya dan mendapatkan hasil yang banyak, ternyata dari berbagai referensi, baik pemilik bisnis juga harus digaji, entah berapa pun nominalnya.

Baca juga: Sukses investasi dengan pintar mengatur rekening.

Begitu pula dengan seorang yang hidup sebagai seorang freelancer, selain untuk menggaji dirinya sendiri, pendapatan yang didapatkannya juga bisa dialokasikan untuk perputaran bisnis dan juga mempersiapakn investasi.

Belajar Manajemen Keuangan dan Efektivitas Bisnis

Dari sumber dan pengalaman seorang Agung Hari Prabowo, terdapat beberapa pengalaman yang bisa dibagi, antara lain:

  • Hiduplah semurah mungkin dan menunda kesenangan.
  • Aset dan liabilitas.
  • Efisiensi dan efektivistas bisnis

- Hiduplah semurah mungkin dan menunda kesenangan. Saat itu dirinya hanya menggunakan baju atau pun outfit yang itu-itu saja, bahkan kemana-mana hanya menggunakan taksi online. Dan pada kurun waktu membangun bisnisnya, dirinya juga berusaha menahan ego untuk tidak membeli barang yang hanya sekedar memuaskan nafsu atau membuat orang lain terkesan. Beli yang benar-benar butuh atau beli dari tabungan khusus.

- Aset dan liabilitas. Harus dibedakan antara mana yang asset dan mana yang liabilitas.  Terdapat beberapa kasus, seseorang menjual rumah bahkan dengan harga yang nyaris setara dengan harga modal karena tiba-tiba bisnisnya kolaps atau terjadi kasus special, dan ternyata terdapat pola yang sama. Atau bisa dikatakan shit happens.

Banyak orang mengira rumah adalah asset, namun kenyataanya rumah hanya menjadi beban selama tidak bisa menghasilkan, maka rumah tersebut hanya akan menjadi liabilitas. Apabila memang harus membeli property, pastikan lokasinya juga bagus dan tidak dengan harga yang terlalu tinggi, karena apabila mau menjual kembali cenderung lebih cepat daripada property yang harganya sudah lumayan tinggi.

Bagi Agung, asset dilarikan ke instrument lainnya, seperti saham dan juga property lain di luar rumah tempat tinggal, sedangkan untuk tabungan dan dana darurat dipercayakan pada emas. Emas disini bukan sebagai investasi, namun menjaga kekayaan dan sangat pas sebagai dana pendidikan anak-anak kita kelak dan emas sangat liquid.

- Efisiensi dan efektivistas bisnis. Pernahkan Anda terjebak dalam pemikiran bahwa apabila bisnis ingin besar, maka team harus besar, namun ternyata tidak begitu juga. Namun, setelah diterapkan, yang terjadi adalah biaya operasional dan biaya marketing juga membengkak, karena dengan banyaknya team otomatis, biaya iklan dan biaya marketing juga semakin membengkak. Akhirnya dirinya menganut prinsip, “Team nggak perlu banyak, yang penting efektif dan efisien”.

Itu dia sedikit catatan tentang pentingnya manajemen keuangan dan efektivitas bisnis. Semoga bermanfaat.



Share

Belum ada Komentar untuk "Manajemen Keuangan dan Efektivitas Bisnis"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel